• Mon. Oct 18th, 2021

Legenda NBA yang Belum Pernah Juara hingga Pensiun

Legenda NBA yang Belum Pernah Juara hingga Pensiun – NBA ialah kiblat pertandingan basket dunia, sekalian yang terkejam sebab musim yang panjang. Sesi reguler misalnya yang mempertunjukkan 82 laga.

Legenda NBA yang Belum Pernah Juara hingga Pensiun

nbaarena – Tetapi, ganasnya NBA tidak cuma nampak dari jumlah game dalam satu musim. Tidak sedikit bintang NBA yang kandas jadi pemenang, apalagi sampai mereka pensiun.

Melansir skor.id, Kenyataan itu seakan jadi bagian suram dari aliansi basket yang mulai bergulir pada 1946 itu. Sebagian player hebat dipercayai timbul pada musim yang salah.

Baca juga : 5 Pemain Tertinggi di NBA Saat Ini

Misalnya, Karl Malone serta Charles Barkley yang melantai pada musim Michael Jordan yang diucap selaku greatest of all time.

Kemudian, terdapat pula Allen Iverson yang mencuat di NBA dikala duet LA Lakers, Shaquille O’ Neal- Kobe Bryant, terletak di pucuk penampilan.

Steve Nash, peraih 2 titel Most Valuable Pemain( MVP), pula wajib merasakan ketatnya kompetisi NBA. kuncinya di Area Barat, ketika dirinya aktif.

Selanjutnya catatan hikayat NBA yang belum sempat menggunakan cincin pemenang sampai menyudahi pensiun, diolah dari bermacam pangkal:

Karl Malone

  • Posisi: Power Forward (1985-2004)
  • Titel MVP: 2 (1996-97, 1998-1999)
  • Penampilan di final: 3 (1996-1997, 1997-1998, 2003-2004)

Raihan 2 titel MVP serta 3 kali tampak di akhir jadi fakta kebolehan player berjulukan The Mailman itu. Cinta, di era berhasil, ia wajib mengalami Michael Jordan.

2 kali bawa Utah Jazz ke akhir, tiap- tiap pada NBA 1996- 1997 serta 1997- 1998, Karl Malone senantiasa kandas menaklukkan Michael Jordan serta Chicago Bulls- nya.

Ironisnya, berakhir MJ pensiun, Karl Malone malah tidak sanggup bawa Utah Jazz melenggang hingga ke akhir.

Sampai pada NBA 2003- 2004, dirinya menyudahi berhenti di LA Lakers buat membuat superteam bersama Kobe Bryant, Shaquille O’ Neal, serta Gary Payton.

Cinta, beliau lagi- lagi tidak asian. Kembali menjejak akhir, Karl Malone senantiasa kandas pemenang sebab Lakers dikalahkan Detroit Pistons dengan angka series 1- 4.

Charles Barkley

  • Posisi: Power Forward (1984-2000)
  • Titel MVP: 1 (1992-1993)
  • Penampilan di final: 1 (1992-1993)

Charles Barkley memiliki peluang bawa Phoenix Suns pemenang NBA 1992- 1993 sebab timnya jadi yang terbaik pada tahap reguler.

Pada musim itu dirinya pula memperoleh titel MVP. Tetapi, di akhir, beliau serta Pheonix Suns diadang oleh Michael Jordan serta Chicago Bulls.

Suns takluk 2- 4 dari klub berlogo kepala banteng itu.” Semenjak game kedua akhir NBA 1992- 1993, aku terkini siuman terdapat player yang lebih bagus dari aku,” ucap Charles Barkley.

3 musim berjarak, Barkley berupaya nasib dengan alih ke Houston Rockets buat berasosiasi dengan 2 bintang besar lain: Hakeem Olajuwon serta Clyde Drexler.

Tetapi, dirinya senantiasa kandas pemenang. Sementara itu, bersama Hakeem Olajuwon serta Clyde Drexler, Houston Rockets pergi selaku juara NBA 1994- 1995.

Patrick Ewing

  • Posisi: Center (1985-2002)
  • Titel MVP: –
  • Penampilan di final: 2 (1993-1994, 1998-1999)

Sepanjang terdapat Michael Jordan, Patrick Ewing tidak sempat sanggup bawa New York Knicks maju ke akhir NBA.

Peluang merasakan suasana laga pucuk tiba pada Patrick Ewing dikala MJ hampa dari basket, ialah 1993- 1994 serta 1998- 1999.

Cinta, pada 2 akhir NBA itu, ia serta New York Knicks senantiasa kandas. Pada 1993- 1994, mereka digagalkan Houston Rockets.

Sebaliknya pada musim 1998- 1999, kesempatan San Antonio Spurs yang memerintah perlombaan anti Knicks itu.

Steve Nash

  • Posisi: Point Guard (1996-2015)
  • Titel MVP: 2 (2004-2005,2005-2006)
  • Penampilan di final: –

Steve Nash merupakan salah satu poin guard terbaik sejauh asal usul NBA. 2 titel MVP ialah fakta jelas dari merek yang menempel kepadanya itu.

Pucuk kariernya terjalin dikala membela Phoenix Suns pada pertengahan 2004- 2012. Steve Nash sanggup bawa timnya lulus ke akhir Area Barat, 3 kali.

Tetapi, dirinya senantiasa kandas menggapai akhir sampai pada 2012, memindahkan ke LA Lakers buat berasosiasi dengan Kobe Bryant serta Pau Gasol.

Cinta, dikala itu, karir Kobe Bryant, Pau Gasol, ataupun Steve Nash telah mulai memudar serta takluk dari banyak klub lawan.

Allen Iverson

  • Posisi: Point Guard (1996-2010)
  • Titel MVP: 2000-2001
  • Penampilan di final: 2000-2001

Allen Iverson merupakan salah satu player sangat memikat yang sempat terdapat dalam NBA. Pada 2000- 2001, beliau hadapi pucuk penampilan.

Tidak hanya mencapai titel MVP, Allen Iverson pula bawa Philadelphia 76ers lulus ke akhir serta mengalami LA Lakers.

Tetapi, duet Shaquille O’ Neal- Kobe Bryant sanggup mempecundangi Philadelphia 76ers dengan angka series 4- 1.

John Stockton

  • Posisi: Point Guard (1984-2003)
  • Titel MVP: –
  • Penampilan di final: 2 (1996-1997, 1997-1998)

John Stokcton merupakan raja assists pada zamannya. Umpan- umpannya betul- betul memanjakan teman- temannya, paling utama Karl Malone yang ialah penerbit pengecap nilai penting di Utah Jazz.

Lewat pola pick and roll, beliau serta Malone bawa Jazz 2 kali menantang Chicago Bulls di akhir, tetapi hasilnya senantiasa takluk.