• Tue. May 11th, 2021

Asal Usul Dan Tata Cara Dalam Game Tolak Peluru

Byarenab

Feb 6, 2021
Asal Usul Dan Tata Cara Dalam Game Tolak Peluru

www.nbaarena.comAsal Usul Dan Tata Cara Dalam Game Tolak Peluru. Apakah kamu ketahui gimana asal usul serta juga metode bermain permainan tolak peluru? Ikuti penjelasanya sebagai berikut

Tolak peluru ialah sesuatu wujud berolahraga yang mengandalkan gerakan menolak ataupun mendorong bola yang dibuat dari metal menyamai peluru, dengan

memakai satu tangan dengan tujuan menggapai jarak lontaran sejauh- jauhnya. Berolahraga satu ini diyakini sudah ditemui semenjak era Celtic Kuno serta mulai dikompetisikan pada tahun 1896 di Yunani.

Dalam tolak peluru diketahui 3 style penolakan yakni antara lain style meluncur ataupun Glide, berputar ataupun spin dan samping ataupun klasik. Di Indonesia sendiri berat bola yang dipakai beraneka ragam terkait kelamin pemain, buat gadis 4 kilogram sebaliknya laki- laki 7, 25 kilogram.

Buat mempelajari berolahraga yang satu ini pasti saja dibutuhkan postur badan yang apik dan juga kemampuan metode dalam pelemparan bola yang lumayan berat. Selanjutnya ialah metode dasar dalam main game tolak peluru:

Yakinkan posisi tubuh berdiri tegap dengan membelakangi arah lemparan

Pegang peluru memakai tangan kanan ataupun tangan yang terkuat serta taruh pada bahu

Bungkukkan tubuh dengan salah satu tangan yang tidak menggenggam timah panas lurus ke bawah

Lipat sedikit kaki kanan serta luruskan kaki kiri ke belakang

Putar tubuh 180 derajat ke arah lontaran dengan jari- jari kaki kiri melekat di tanah

Kala memutar, posisi kaki kanan menolak buat mendorong tubuh, tidak hanya itu pastikan disaat memutar bersiap buat melemparkan peluru semantap tenaga.

Setelah menolak peluru, untuk gerakan melompat untuk mengubah posisi kaki kanan ke depan serta tarik kaki kiri ke belakang buat melindungi keseimbangan

Akan tetapi saat sebelum itu, yakinkan sudah mengenali dasar- dasar metode menggenggam peluru, menaruh peluru pada pundak dan metode menolak peluru itu sendiri.

Dikala menggenggam peluru yakinkan jari- jari meregang memutari peluru. Kemudian menaruh peluru pada pundak yakinkan siku tangan yang dipakai buat menggenggam peluru sedikit dibuka di samping sedangkan tangan satunya santai di samping tubuh.

Sedangkan buat metode menolak peluru yakinkan posisi tubuh terakhir saat sebelum melontarkan sedikit menunduk ke belakang dengan posisi satu kaki sebagai tumpuan tolakan. Di Indonesia juga, tolak peluru masuk ke dalam salah satu cabang olahraga atletik serta diantara di bawah lindungan dari lembaga Persatuan Atletik Seluruh Indonesia( PASI).

Parry O’Brien,Si Penemu Gaya O’Brien pada Permainan  Tolak Peluru
Game Tolak peluru ialah salah satu olah- raga yang dilakukan dengan metode yaitu melontarkan peluru ataupun bola besi dengan metode tertentu serta tidak asal- asalan dalam melemparnya.

Dalam tolak peluru terdapat jua beberapa gaya dalam bermain, ialah salah satunya merupakan gaya belakang ataupun yang diketahui dengan style OBrien.

Style OBrien didapat dari julukan seseorang olahragawan aktor tolak peluru, ialah Parry OBrien.

Tahukah kalian siapa itu Parry OBrien?

Parry OBrien ialah merupakan pencipta dari gaya belakang pada olah- raga maupun permainan

tolak peluru. Beliau merupakan seseorang olahragawan atletik di nomor dorong peluru.

Beliau ialah merupakan pemenang tolak peluru Amerika. Beliau berkompetisi di 4 Olimpiade Musim Panas dengan cara bertubi- tubi serta memenangkan 2 medali emas( 1952, 1956) serta satu medali perak( 1960).

Diambil dari World Athletics, Parry OBrien sudah berjasa untuk dunia berolahraga tolak peluru sebab sukses mempromosikan style OBrien ataupun yang lebih kerap diketahui sebagai gaya membelakangi.

Ditertawakan  

Awal mulanya, laki- laki kelahiran 28 Januari 1932, di Santa Monica, California, Amerika Serikat ditertawakan sebab memakai style itu.

Padahal dengan style itu Parry OBrien sukses memenangkan olimpiade sepanjang 3 kali beruntun.

Style yang dilakukan Parry OBrien dengan posisi olahragawan ataupun pelempar menghadap belakang ataupun membelakangi arah lemparan. Style ini jua diketahui dengan sebutan glide technique.

Dikala melaksanakan lemparan, Parry OBrien mengayunkan satu kaki ke belakang dan mengayunkan kaki satunya di depan buat penyeimbang, melompat ke depan serta mendorong bola besi ke depan.

Tetapi, OBrien justru mulai mengarah ke balik bundaran. Setelah itu berputar 180 derajat, beliau memakai putaran itu untuk menciptakan momentum serta membantunya melempar tembakan ke jarak yang lebih jauh.

Baca Juga: 10 Daftar Pemain Basket Terbaik Sepanjang Sejarah

Pertama diterapkan

OBrien awal kali memublikasikan style itu pada 1951. Beliau awal mulanya berupaya melempar peluru dengan posisi badan mengarah 90 derajat dari arah lemparan.

Perihal ini kemudian menimbulkan inspirasi OBrien berupaya memutar badannya mengarah 180 derajat dari arah lemparan. Semakin jauh mendorong peluru, semakin jauh pula lemparannya.

OBrien lalu berupaya buat mempraktikkan glide technique miliknya. Tetapi, sekian banyak kali

gagal sebab tidak dapat melaksanakan tembakan peluru dengan jarak kurang dari 55 kaki.

Dikutip Encyclopaedia Britannica( 2015), Beliau lalu berupaya meningkatkan tekniknya itu. Pada kesimpulannya, OBrien sukses memperoleh medali kencana pertamanya pada1952 di Olimpiade Helsinki dengan mengecap rekor Olimpiade 17, 41 meter

Memecahkan rekor 

Mulai tahun 1953- 1966, OBrien sukses memecahkan rekor lemparan pelurunya selama 17 kali beruntun.Beliau jadi orang pertama yang melaksanakan pukulan 16 pon lebih dari 60 kaki, serta memenangkan 116 pertemuan beruntun dalam lemparan tembak.

Pada 1956 serta 1960, OBrien mendapat medali emas serta perak dalam pertandingan berolahraga tolak peluru. Pada1966, di musim ke- 19, beliau tingkatkan jaraknya jadi 19, 69 m

sesudah menyimak uraian diatas lalu teknik awalan dalam olahraga tolak peluru seperti apakah yang butuh kita Analisis? ikuti keterangannya sebagai berikut ini:

Analisis Teknik Awalan dalam Olahraga Tolak Peluru

Berolahraga tolak peluru dapat dicoba oleh siapa saja. apabila memahami metode dasarnya dan teratur dalam melakukan latihan.Supaya dapat melaksanakan tolak peluru dengan ahli, seseorang olahragawan pelempar wajib mempunyai kekuatan, kecekatan, serta penyeimbang badan yang bagus.

Tidak hanya itu, kemampuan metode dasar jua amat berarti. Metode dasar awal dalam berolahraga tolak peluru merupakan metode menggenggam peluru.Dengan cara garis besar, peluru wajib dipegang pada pangkal jemari olahragawan serta bukan pada bagian telapak tangannya. Posisi ibu jemari dijadikan penopang.

Tidak hanya itu, jarak antar jemari wajib sedikit terbuka. Dikala menaruh peluru pada leher serta bawah dagu, posisi tangan yang bawa peluru haruslah ditekuk serta menjadikan sudut 45 derajat.Kemudian, gimana dengan metode awalan dalam berolahraga tolak peluru?

Teknik awalan

Metode awalan dalam berolahraga dorong timah panas dilakukan supaya dikala menolakkan peluru, olahragawan memperoleh tenaga ekstra serta jua amat mempengaruhi pada performa.

Selanjutnya metode melaksanakan metode awalan dalam berolahraga tolak peluru, yang dikutip dari web Tutorials Poin:

Dalam berolahraga tolak peluru, metode awalan dimulai dengan meregangkan kaki. Metode awalan amat berarti buat dipelajari dalam berolahraga tolak peluru.

Perihal ini wajib dicoba di bagian balik lingkaran serta bila memungkinkan ditunjukan ke tengah lingkaran yang merupakan zona lapangan buat tolak peluru.

Tidak hanya itu, buat metode prefiks wajib pula didetetapkan dari tipe style dorong timah panas yang dipakai. Tiap style dorong timah panas mempunyai tipe tekniknya tiap- tiap.

Ilustrasinya buat style OBrien, metode awalan dicoba dengan tindakan permulaan membelakangi zona ataupun sasaran lemparan.

Posisi badan wajib menunduk serta tangan yang tidak bawa peluru direntangkan ke depan buat menjaga penyeimbang badan.

Sebaliknya buat style menyamping, metode awalan dicoba dengan tindakan permulaan badan mengarah ke samping.

Serupa semacam style tolak peluru OBrien, tangan yang tidak bawa peluru direntangkan ke atas. Sedangkan posisi tangan yang membawa peluru ditekuk.

Diambil dari novel Memahami Berolahraga Atletik( Cabang Lari serta Lempar)( 2012) buatan Enik Yuliatin serta Haryanto, faktor terutama dalam menggapai hasil tolak peluru yakni lintasan percepatn peluru, tinggi berangkat serta sudut berangkat peluru.

Setelah itu putaran antara poros pundak serta poros pinggang, percepatan peluru pada durasi mulai ditolak.

Akhir seluruhnya gerakan tolakan tenaga bagian secara bersama serta pada saat yang pas serta paling utama koordinasi antara gerak tangan serta kaki.

Begitu metode main tolak peluru serta sejarahnya yang butuh kamu tahu.Adapun gerakan spesifik tolak peluru simak ulasannya sebagai berikut :

Gerak Spesifik Tolak Peluru

Tolak peluru ialah suatu kegiatan yang dicoba dengan menaruh peluru di antara leher serta pundak setelah itu melemparkannya sejauh mungkin.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia( KBBI), tolak peluru merupakan olah- raga yang dilakukan dengan menolakkan peluru ataupun bola yang dibuat dari besi ataupun kuningan serta mempunyai berat 4 kilogram buat gadis dan 7, 25 kilogram.

Tolak peluru jua sebagai salah satu cabang pada berolahraga atletik di nomor lempar.

Gerak spesifik

Saat sebelum melaksanakan olahraga tolak peluru, hendaknya menguasai terlebih dulu gerak spesifik pada dorong timah panas.

Berolahraga tolak peluru mempunyai beberapa gerakan spesifik yang dimulai dengan metode menggenggam peluru ataupun bola besi yang betul serta diakhiri dengan aksi menolak ataupun melontarkan peluru.

Mengambil dari Everything Track and Field, selanjutnya yaitu gerakan spesifik melaksanakan tolak peluru:

Gerakan spesifik memegang peluru atau bola besi

Gerakan ini harus dipahami karna ialah tahap ataupun modal awal dalam melaksanakan berolahraga tolak peluru.

Selanjutnya merupakan langkah- langkahnya:

  1. Taruh timah panas di pangkal jemari serta bukan di bagian telapak tangan.
  2. Antar jemari tangan wajib mempunyai rongga ataupun dibiarkan sedikit terbuka. Ibu jemari dipakai sebagai penopang peluru dan yakinkan letaknya mengarah klavikula ataupun tulang selangka.
  3. Buat memastikan peluru dalam posisi yang sesuai, luruskan tangan yang bawa peluru ke atas serta turunkan dan tempatkan di leher ataupun di bawah rahang.
  4. Angkat siku serta posisikan sepadan dengan lantai.
  5. Posisi kaki selebar pundak dengan kaki kiri sedikit di balik kaki kanan serta pindahkan berat tubuh ke kaki kanan.
  6. Posisi dada, dengkul dan kaki wajib saling setingkat satu sama lain.
  7. Tangan kiri wajib direntangkan ke depan.
  8. Pelempar bakal memutar badan bagian atas bertentangan dengan arah lontaran peluru.

Baca Juga: Metode Dasar Dalam Permainan Bulu Tangkis

Gerakan spesifik melempar atau menolak peluru

Gerakan berikutnya merupakan melempar ataupun melepaskan peluru. kegiatan ini amat berarti sebab memastikan arah dan jarak lontaran.

Selanjutnya merupakan langkah- langkah buat menolakkan peluru:

  1. Arahkan fokus mata mengarah ke atas.
  2. Jaga siku dalam posisi awal serta janganlah merendahkan siku sebab dapat menyebabkan luka serta menimbulkan jarak lontaran tidak maksimum.
  3. Lemparkan peluru sejauh mungkin.
  4. Dikala hendak melontarkan peluru posisi pinggul diputar dan pindahkan berat tubuh dari kaki kanan ke kaki kiri.
  5. Akhiri lontaran peluru dengan membalikkan pergelangan tangan.

selanjutnya, simak 2 jenis gaya dalam olahraga tolak peluru dibawah ini :

2 Jenis Gaya dalam Tolak Peluru

Metode melontarkan ataupun menolak peluru membutuhkan keahlian yang luar biasa sebab jauh tidaknya jarak lontaran didetetapkan dari kemampuan metode ini.

Terdapat 2 tipe style yang kerap dipakai dalam melontarkan ataupun melaksanakan dorong timah panas, yaknik glide technique ataupun style OBrien dan spin technique.

Diambil dari Sports Keeda, perbincangan pertanyaan metode ataupun style mana yang lebih unggul tidaklah tepat.

Sebab hal ini seluruhnya tergantung pada opsi olahragawan serta tingkatan daya badan dalam melontarkan peluru.

Selanjutnya penjelasan style glide technique serta spin technique, yang dikutip dari Live About:

Glide technique atau gaya O’Brien

Style ataupun metode ini dijumpai oleh Parry OBrien. Metode ini dilakukan dengan posisi pelempar yang membelakangi garis ataupun lingkaran.

Selanjutnya yakni tahapan gerak dalam melaksanakan tolak peluru style OBrien:

  1. Pegang timah panas ataupun bola dengan pangkal jemari serta bukan di telapak tangan. Posisi ibu jemari terletak di dasar peluru.
  2. Taruh peluru di leher persisnya di dekat dagu Posisi siku membidik pergi dengan posisi tangan membuat ujung 45 derajat.
  3. Berdiri dengan posisi memunggungi bundaran ataupun sasaran lontaran.
  4. Kaki kanan terletak di bagian pinggir belakang bundaran sedangkan kaki kiri direntangkan ke depan.
  5. Berat tubuh bertumpu pada kaki kanan sembari melekukkan kedua dengkul. Posisikan kaki kiri diantara sepadan tepat dengan tungkak kaki kanan.
  6. Dengkul kanan wajib ditekuk kurang lebih 75 derajat sambil merentangkan kaki kiri ke dekat bundaran dan dorong badan dengan kaki kanan seperti gerakan meluncur.
  7. Luruskan kaki kiri dikala akan memutar pinggul.
  8. Lempar peluru sejauh mungkin serta balikkan pergelangan tangan.

Spin Technique 

Metode ini membutuhkan kekuatan putaran badan secara lebih kokoh sebab putaran badan pengaruhi jarak lontaran peluru.

Selanjutnya merupakan tahapan gerak dalam melaksanakan tolak peluru spin technique:

  1. Pegang peluru dengan memakai pangkal jemari serta bukan telapak tangan.
  2. Taruh peluru pas di leher bagian samping persisnya bawah kuping.
  3. Posisi siku yang bawa peluru membidik keluar.
  4. Berdirilah di belakang bundaran dengan posisi badan berdiri, kaki selebar pundak, kepala dalam posisi berdiri, dan rentangkan tangan kiri ke samping.
  5. Putar badan bagian atas dekat seperempat putaran ke arah kanan. Posisi siku mengarah ke arah sasaran lontaran.
  6. Dikala hendak memutar badan yakinkan buat melindungi posisi pundak serta putar dengan kaki kanan.
  7. Berat tubuh bertumpu pada kaki kiri serta lipat sedikit dengkul bagian kiri.
  8. Gerakkan serta putar kaki kanan semacam melaksanakan pivot, bertentangan dengan arah jarum jam. Tetap rentangkan tangan kiri supaya posisi badan proporsional.
  9. Tangan kiri membidik ke sasaran lontaran dengan posisi kaki kiri lurus dan dengkul kanan ditekuk.
  10. Lipat tangan kanan pada posisi sudut 45 derajat.
  11. Dikala hendak melontarkan peluru dorong dengan kaki kanan. Posisi disaat bakal melontarkan wajib dilakukan dengan menerus berputar.

Dengan cara garis besar, spin technique mempunyai tingkatan kesusahan yang lebih besar bila dibanding glide technique.

Tolak peluru memercayakan kekuatan tangan dan badan, hingga dari itu saat sebelum belajar berolahraga tolak peluru, janganlah lupa melaksanakan pemanasan.